News

Belajar Dari "I Love You, But I'm Letting Go" Dari Pamungkas Deh!

Michelle Budiman / Mon, 25 November 2019

Bukan sebuah hal yang mudah untuk melupakan seseorang yang sangat penting bagi kita. Menjalani hari demi hari dengan orang-orang tersebut sungguh membuat aman dan nyaman. Sepertinya nggak ada di dunia ini yang bisa memisahkan kita, namun ternyata salah. Ternyata masalah-masalah kita terlalu berat dan memaksa kita untuk berpisah. Ternyata hal-hal yang dulu bisa dibereskan menjadi suatu hal yang terlalu rumit, dan akhirnya kita harus memberi jarak. It was us against the world back then, tapi ternyata waktu mengatakan hal lain.

Ini bukan suatu hal yang jarang. Banyak banget orang yang telah mengalami hal pahit ini. Nggak cuma membahas pacar. Bisa saja mengenai orang tua, teman-teman, komunitas, sahabat, dan lain-lain.

Nights are the hardest, but I'll be okay. If we are meant to be, yeah, we'll find our way. But now, let it be. Cause you know what they say: If you love somebody, gotta set them free.

Lagu “I Love You, But I’m Letting Go” oleh Pamungkas mengajarkan kita untuk melepaskan ikatan dan terus berjalan. Bebas sih, setiap orang menginterpretasikan lagu berbeda-beda. Kalau menurut gue, lagu Pamungkas memberi dua pesan. Gue jelasin ya!

Pertama, lagu tersebut menjelaskan bahwa kita boleh mengambil waktu untuk mencari hal-hal (apapun itu) yang kita inginkan. Namun, selagi mencari jangan menutup hati atau membangun tembok bagi orang-orang lain. Don’t push people away. Dan jangan menyibukkan diri untuk melupakan. Walau hal tersebut sangatlah mudah untuk dilakukan, hal tersebut terasa sangat sepi dan sendiri.

Kedua, lagu tersebut mengajarkan kita untuk melepaskan seseorang atau sekumpulan orang-orang, karena lo tahu itu adalah hal yang terbaik, buat diri lo dan mereka juga. Jangan memaksakan kehendak, kalau kata nyokap gue. Apapun yang terjadi, semuanya itu ada alasannya. Jadi, kalau hal-hal tersebut nggak sesuai ekspektasi, berarti memang Tuhan atau alam semesta mau lo memijak jalanan berbeda. It’s okay, take your time. Lo nggak buru-buru. Hidup masih cukup panjang. You will find your way.

Menurut gue, lagu tersebut merupakan salah satu pesan untuk self-healing. Banyak orang, termasuk gue yang suka memaksakan kehendak. Maunya ini, harus dapet. Titik. Namun, we can’t always get what we want. Jadi, apapun itu yang lo cintai atau kasihi namun nggak sesuai jalan, let it go.

Kalau lo mau dengerin lagu ini, sudah available di Spotify dan Youtube ya!

Related Article