News

Dibalik Lagu-Lagu EDM Hari Ini

Michelle Budiman / Mon, 23 December 2019

Gue inget banget, pertama kali membuat artikel mengenai musik genre EDM, gue masukin semua yang jelek-jelek: the ugly truth about EDM, hidden messages that are bad for the younger generation, dan lain-lain. Awalnya, gue tidak berniat untuk menjelek-jelekkan genre tersebut. Memang lagi mengerjakan tugas kuliah dan assignment-nya disuruh mencari hal-hal yang ‘berbau buruk’, terutama untuk generasi muda. Nah, pada waktu itu (gue masih duduk di bangku SMA), gue memilih untuk mengangkat topik ini, karena EDM disebut sebagai genre yang cukup kontroversial.

Lagu-lagu EDM pada waktu itu merupakan lagu-lagu yang dimainkan di klub-klub, membawa stigma tentang narkoba, dan hal-hal lainnya yang dipandang buruk oleh masyarakat. Pada saat itu, gue kira memang genre EDM itu ‘salah’, namun ternyata bukan itu. Ternyata, itu merupakan kesalahan di bagian jurnalisme musik yang selalu mengangkat topik buruk berkaitan dengan musik ini. Gue pun mengakui telah ‘membantu’ menyebarkan stigma tersebut. Kita semua sempat melakukan hal tersalah dalam bidang jurnalisme tentang hal tersebut.

Namun sekarang, EDM menjadi day-to-day music kita. Mengudara di hampir setiap stasiun radio, EDM sepertinya sudah merajalela dengan mencampur adukkan genre Pop dan Rock. Dengan shift yang mereka lakukan tersebut, tentunya stigma yang dibuat oleh media mulai memudar.

EDM hari ini telah dianggap seperti genre-genre lainnya, dapat diterima dan dinikmati oleh massa. Tentunya hal tersebut bisa terjadi karena shift yang memang terdengar dalam semua lagu-lagu EDM sekarang, namun orang-orang yang membuat berita tentang genre tersebut juga memiliki role yang sangat penting juga.

Para jurnalis yang mengangkat berita khusus musik EDM telah shift cara mereka menulis tentang genre tersebut. Sebagai seorang jurnalis, tentunya masyarakat berharap untuk memberi informasi yang faktual atau dapat dipercaya, dan juga menolong dalam hal awareness tentang hal-hal baru. Karena shift yang EDM lakukan, para jurnalis inilah yang menyebarkan awareness bahwa, ya, EDM telah mengubah cara bermain mereka dan mereka bersikeras untuk memperbaiki nama mereka. Para artis yang membuat lagu-lagu EDM juga para media yang membantu dukung telah bekerja sama untuk menyebarkan diversity dalam musik.

 

Related Article