News

Isi Buku Harian Nadin Amizah dalam Lagu Rumpang

Analuna manullang / Fri, 28 September 2018

Kali ini MOUSAIK berkesempatan untuk mewawancarai Nadin Amizah, dikenal dengan panggilan Cakecaine dari username Instagramnya, lewat telepon dan tanya-tanya soal karirnya di dunia musik dan juga single barunya, Rumpang, yang video live take-nya udah dipublikasiin di YouTube channelnya Nadin 12 Juli kemarin dan udah dilihat lebih dari 800 ribu pengguna YouTube!

Sebelum tahu lebih dalam tentang Nadin, buat yang penasaran kenapa Nadin nyeker di video live take itu, ini jawabannya!

“Aku lebih nyaman kayak gitu, karena semakin banyak atribut yang aku pake pas nyanyi, itu aku semakin self conscious, jadi kepikiran ‘ini rapi nggak yah, ini rapih nggak yah’. Kalau dari awal emang udah kepikiran makeup-nya biasa aja, rambutnya juga digerai doang, nggak pakai sandal, aku bakal fokus ke nyanyi,” kata Nadin.

Cakecaine, Manis dan Berbahaya

Saat disapa lewat telepon 14 September kemarin, Nadin menjawab telepon MOUSAIK dengan suara khasnya yang lembut dan berkati bahwa dirinya baru saja selesai melakukan wawancara di salah satu universitas di Jakarta, sekaligus mempromosikan lagunya Rumpang yang baru saja dirilis studio versionnya.

Dengerin dulu nih "Rumpang" di Spotify!

Mengenal Nadin lama dengan sebutan Cakecaine, yang digunakan sebagai username Instagramnya, Mousaik pun menanyakan Nadin soal hal ini, karena ternyata nama yang terdengar unik dan lucu itu bukan sekedar tulisan untuk lucu-lucuan aja.

“Cakecaine itu aku ambil dari kata cake (kue) sama cocaine (kokain, narkoba). Cake itu sebagai analogi sesuatu yang manis, dan cocaine itu sesuatu yang berbahaya, gitu, dua-duanya addictive. Some people like cake, and some people blablablabla gitu,” Nadin beneran bilang itu disusul dengan tawa,

“Aku ingin jadi personifikasi keduanya, manis tapi berbahaya juga, gitu!” jelas Nadin.

Nadin yang sekarang sudah sering tampil di panggung-panggung besar bersama banyak musisi ternyata mengawali karirnya lewat posting cover lagu di Instagram dengan malu-malu, lho! Siapa sangka, ya?

“Dulu aku sering cover lagu, awalnya ke Instagram, tapi dulu aku nggak pernah ngeliatin muka aku, karena aku masih malu, dan rasanya nggak penting muka aku,” cerita Nadin yang awalnya memposting video cover lagu di Instagramnya dengan visual estetik seperti awan, dinding, atau pemandangan.

Sukses menarik perhatian banyak orang dari hasil cover lagunya di Instagram, penyanyi yang terinspirasi dari karya-karyanya Bon Iver ini juga sempet ikut ajang pencarian bakat di TV yang memang mengadukan orang-orang berbakat dalam dunia tarik suara yang viral di media sosial. Nadin nggak menang dalam ajang pencarian bakat itu.

“Aku lebih suka berkarya sendiri, sih. Soalnya, terlalu banyak permainan kalau di TV, di TV aku juga nggak bisa milih mau nyanyi lagu apa. Aku tipe orang yang sangat picky kalau masalah lagu apa yang aku bawain,” cerita Nadin.

Tidak menang dalam ajang pencarian bakat tentunya bukan akhir dari karir menyanyi Nadin, karena setelah itu ada banyak orang yang lebih mengenal Nadin dan melihat karya-karya Nadin dari Instagramnya, dan dari situlah juga Nadin bertemu dan akhirnya berkolaborasi dengan Dipha Barus, DJ Indonesia yang juga sedang naik daun, dalam lagu “All Good”.

“Aku kolaborasi sama Dipha Barus, baru dari situlah aku mulai pede (percaya diri) gitu. Berkesan banget kolaborasi sama Dipha, soalnya itu starting point aku banget untuk bisa ketemu banyak orang, ke panggung-panggung besar juga sama Dipha awalnya,” cerita Nadin soal Dipha Barus.

Semakin sukses sebagai penyanyi dan musisi, Nadin pun dapat banyak dukungan dari Bunda dan keluarganya, tapi tetap saja ada waktu dimana Nadin merasa capek melakukan kegiatannya.

“Terkadang aku mikir kayak ‘I’m done’ gitu bukan karena aku nggak mau nyanyi lagi, terkadang munculnya kalau aku lagi capek banget, kayak ‘aduh, ini kalau misalnya aku nggak nyanyi nggak bakal nih capek-capek kayak gini’, gitu. Tapi, I keep on reminding myself that I’m doing this because I love this, jadi kalau misalnya udah mau capek, pasti keingetnya ‘aku ngelakuin ini bukan karena disuruh, kok! Aku ngelakuin karena aku yang milih’, gitu,” jelas penyanyi yang sekarang lagi suka dengerin lagu-lagunya Bruno Major ini.

Curhatan Hati Nadin dalam Rumpang

Setiap musisi pasti punya orang-orang atau kejadian yang jadi inspirasi dari balik karya mereka, nah, Nadin pun begitu, saat datanya MOUSAIK siapa muse-nya, ini jawaban Nadin,

“Muse itu kan siapa yang biasanya ada di balik cerita dan inti cerita lagu-lagu aku, ya, kalau aku beda-beda, sih, tergantung lagunya. Beberapa lagu ada yang memang tidak menggambarkan siapa-siapa, tapi imajinasi aku sendiri.”

Sejak video Rumpang versi live take-nya keluar, MOUSAIK suka banget sama rangkaian kata-kata yang Nadin pakai dalam lagu itu, Nadin pun bilang kalau itu adalah hasil dari kesukaannya sama membaca dan berbahasa.

“Aku suka baca, berbahasa, kata-kata yang cantik gitu aku seneng banget. Imprint aja ke otak aku sendiri, dan saat aku nulis lagu udah kebawa kebiasa gitu,” ceritanya.

Selain rangkaian kata yang indah, cerita dibalik lagu yang Nadin buat ternyata nggak kalah indahnya, lho! Karena ternyata hal-hal yang ada di lagu itu Nadin rasain secara personal, bahkan bisa dibilang sebagai isi buku harian Nadin yang Nadin jadiin lagu.

“Lagu itu aku tulis waktu aku lagi patah hati banget di tahun 2016, jadi itu cerita yang sangat personal, lagu yang sangat personal, nggak ada yang dikarang dari semua liriknya, sangat-sangat detil, itu semua sesuai sama apa yang aku rasain saat itu, gitu. Jadi kayak diary ku dalam lagu,” ceritanya.

Ada banyak kata mimpi di dalam lagu Rumpang, Nadin tentunya juga punya banyak mimpi untuk karya-karyanya sebagai musisi, salah satu mimpi Nadin adalah untuk bikin karya-karya yang bisa melekat di hati pendengarnya yang setia.

“Aku pingin membuat karya-karya yang nggak perlu banyak yang dengerin, asal mereka denger dan mereka bisa bawa ke hati mereka dan bisa stay di situ sampai lama, aku akan seneng banget. Jadi, nggak perlu pasanya besar, tapi yang penting pasarnya setia.”

Kalau lagu Rumpang diumpamain jadi sebuah tempat, Nadin mendefinisikan rumpang sebagai tempat nyaman bagi setiap orang, bisa jadi kamar, atau meja makan, tempat dimana kita bisa buka-bukaan rasa sakit dan segala macam perasaan lainnya.

Pesan Untuk Teman-teman Seperjuangan

Sebagai musisi yang memulai karirnya dari cover-cover lagu di media sosial, MOUSAIK pun meminta kiat-kiat dari Nadin untuk teman-teman yang lain yang juga berkarya lewat media sosial.

“Pesan aku cuma satu, tunggu waktu aja, soalnya kayak temen aku pun banyak yang suaranya jauh lebih bagus dari aku, tapi mereka mungkin belum waktunya untuk ada di tempat aku sekarang, dan nanti juga aku belum tentu ada di sini terus selamanya. Jadi, roda berputar kok kawan, tenang aja. Semua pasti ada waktunya.”

Rumpang udah bisa didenger di banyak platform, lho! Jangan lupa dengar ya!

Listen "Rumpang" by Nadin Amizah Via Spotify

Listen "Rumpang" by Nadin Amizah Via Deezer

 

Related Article