News

Kiat-kiat Membangun Sebuah Band Bersama Roni dari Rubah di Selatan

Michelle Budiman / Mon, 14 October 2019

Beberapa minggu ini gue sering denger orang-orang mau membentuk sebuah band. Gue bahkan pernah beberapa kali ditawarin masuk ke dalam band untuk nge-gig. Tapi, gue selalu ngomong nggak mau. Bukannya gue sombong. Selain suara gue sekarang udah fals, gue nggak kenal orang-orangnya.

Mungkin lo kalau denger begini, lo akan merasa gue melewati sebuah kesempatan untuk berkarya atau menambah uang jajan atau pengalaman dan lain-lain, tapi bukan itu yang gue pikirin. Gue pikirin ada berapa kepala di dalam band itu, dan apakah gue bisa bener-bener satu pikiran sama mereka? Banyak hal yang harus dipertimbangkan loh. Nggak bisa lo sembarang main masuk ke band orang. Lo harus tahu orangnya kayak gimana dulu, kenalan, values dia seperti apa, dan lain-lain.

Nah, untuk lebih jelas lagi, kita ngobrol bareng Roni dari Rubah di Selatan tentang membentuk atau membangun sebuah band.

Tujuan Membentuk Band

Buat apa bikin band? Sampe sekarang pun, gue kalau misalnya beneran membentuk sebuah band, gue nggak tahu sih alasannya buat apa. Mungkin karena passion gue nggak disitu ya, jadi gue pun bingung. Buat apa? Lo harus tahu itu.

Mungkin ini hal yang klise, tapi mengambil waktu untuk merangkai sebuah filosofi dalam pembentukan band akan banyak membantu lo ke depannya. Misalnya nih, kalo lo beneran udah jadi artis-artis keren, lo pada nggak akan merasa kayak kehilangan tujuan dan kebawa arus selebritis. Kalo lo punya tujuan yang baik, nggak akan terlalu susah untuk lo balik lagi kesitu in times of trouble di ke depannya.

Membangun Fondasi Kuat

Orang-orang yang ada di dalam band tersebut adalah orang-orang yang sangat penting. Mau nggak mau, mereka adalah keluarga lo. Mereka adalah bahan-bahan esensial dalam membangun rumah lo. Lo nggak akan bisa berkarya atau bermusik tanpa satu sama lain. Jadi, untuk menjauhi kata-kata ‘hiatus’ atau ‘pecah belah’, bangunlah fondasi yang kuat dengan satu sama lain.

Gimana caranya? Lo bisa berbagi cerita atau pendapat. Lo bisa menggunakan waktu luang untuk mengenal satu sama lain. Lo bisa menyinkronkan pemikiran lo semua. Pokoknya, jangan kasih kesempatan untuk ada represi ide diantara kalian. Banyak kok caranya! Make time to figure it out.

Nilai-nilai Harus Sama

Ini dia yang paling penting. Gue dulu bertahun-tahun bernyanyi dalam sebuah band yang nggak sinkron sama perspektif gue dalam hidup aja resah. Harus bisa satu frekuensi, satu pemahaman, satu jiwa. Lo bisa bermusik atau bernyanyi dengan baik dalam sebuah acara, tapi jangan sampai di dalam band kalian ada rasa amarah, dendam, dan lain-lain, hanya karena berbeda pendapat atau values. Lebih mudah untuk kalian mencari orang-orang yang seotak dan sehati deh sama lo, biar nantinya nggak ribet.

Jadi, kalau lo mau buat band, inget tips ini dari Roni ya! Jangan sampe salah melangkah. Good luck!

Related Article