News

Lagu Baru Gardika Gigih ini membuat kamu serasa di Kereta Senja Loh!

Surya Yudhis / Sat, 01 September 2018

Gardika Gigih seorang pianis dan komponis muda asal Yogyakarta merilis?lagu terbaru yang berjudul ?Kereta Senja?. Sama seperti judulnya, Lagu Baru Gardika Gigih ini membuat kamu serasa di Kereta Senja loh! Selama ini Gardika Gigih?cukup di kenal lewat?Soundcloud miliknya, dan terlebih lagi saat?dia dulu turut beberapa kali membantu band duo?Banda Neira?(yang telah bubar)?di beberapa penampilan live.?lagu "Kereta Senja" ini bakalan membuat kamu terbawa dengan mood?yang berubah-ubah atau dinamis?karena?tempo lagunya yang naik-turun. Durasi Lagu ini terbilang lumayan?panjang, lebih dari 9 menit. Tapi, karena?dari segi Instrumental yang paling lengkap dan mempresentasikan isi album. Jadinya?lagu "Kereta Senja" ini di pilih menjadi perkenalan awal sebelum Album Gardika Gigih resmi disebar kepada Khalayak luas.?Seperti apa sih lagunya? mari simak Official Audionya dibawah ini. Oh ya untuk mendengar lagu ini lebih disarankan menggunakan headphone. Dan saran lainnya, mungkin kamu bisa memejamkan mata selagi mendengarkan lagu ini :Dhttps://youtu.be/y4RLI0oi_1sBagaimana perasaan kamu setelah mendengar lagu ini?? :DDi Awal lagu?kita merasa seperti berada di sebuah stasiun kereta api, dimana kita merasakan suasana peron serta kebisingan kereta yang siap ingin?berangkat. Lalu tak berapa lama kemudian dengan ditemani deru piano dan hentakan drum, kereta seakan mulai bergerak meninggalkan stasiun dan?berjalan menyusuri rel. Makin lama meinggalkan stasiun, tempo semakin cepat seakan?kita terbawa oleh kecepatan kereta dengan semilir angin senja yang sejuk terasa melalui?jendela kereta api.Dan ketika mencapai klimaksnya, deru?itu menghilang seakan menganggap kita telah memasuki alam sadar lagu ini. Lalu berganti dengan alunan Gitar yang syahdu dan mendominan dimana setelah itu terselip sebuah lirik?"Pernahkah kau sedekat ini, ku berlari dan berlari". Lirik ini seperti orang yang berbisik ditelinga kita. Berbisik bertanya tentang apa yang kamu rasakan. Setelah itu, sebuah Pentatonik?keroncong di hembuskan seolah?menyuruh kita untuk ikut menari melepas semua beban untuk?menikmati kereta senja.Lalu kita dikembalikan kembali pada?suasana kereta yang sedang melaju dengan kencang. Lagu ini seperti alur cerita sebuah film dimana bermula?dari keberangkatan kereta di sebuah stasiun, berjalan?menyusuri nikmatnya senja di dalam kereta hingga berlari?menempuh kecpatan yang pada akhirnya?bertemu gelapnya malam.Walau berdurasi 9 menit, namun setelah selesai mendengarnya tidak akan merasa sia-sia. Bahkan mungkin akan merasa puas dengan kualitas lagu yang di hasilkan. Sebuah lagu yang bisa mengubah perasaan hati yang awalnya seperti perasaan sesak di dada, kemudian keluar dengan begitu indah. :Dhttps://instagram.com/p/BQfLisbjC9D/ Untuk proses perekaman lagunya, Gigih Gardika dibantu oleh beberapa teman musisi dari?Ananda Badudu yang sebelumnya di kenal melalui duo band "Banda Neira", lalu ada Desti Indrawati, Hana Azizia, dimana mereka bertiga mengisi bagian vokal. Setelah itu?ada?Febriann Mohammad Layur di bagian gitar,?Suta Suma Pngekshi (Violin),?Dwi Ari Ramlan (Viola),Alfian Emir Aditya (Cello) yang mengisi string, dan?Wasis Tanata (Drum).?Dan Gardika Gigih yang tak kalah pentingnya yang menjadi aktor utama yang memegang kendali?Piano serta komposisinya.Lagu yang kita dengarkan tadi merupakan?Live recording yang telah dibuat sejak tahun lalu tepatnya pada tanggal 25 dan 26 juni 2016 bertempat?di?Koendjono seminar room, Sanata Dharma University, Yogyakarta. Pengerjaannya di bantu oleh?Rekambergerak team.?Dibantu juga oleh?Gatot Danar Sulistiyanto and Bayu Prasetyo yang bertugas sebagai sound engineer hingga masterisasi lagu ini.https://instagram.com/p/BQaJp-2l8Vz/Lagu ini rencananya akan disimpan kedalam Full Album perdana Gardika Gigih yang dinamai ?Nyala?. Rencananya akan dirilis dalam waktu dekat dalam bentuk digital dan cakram padat dibawah label Sorge Records yang berbasis di Bandung.?Sekilas tentang Gardika Gigih, dia?adalah seorang komponis dan pianis lulusan Institut Seni Indonesia, Yogyakarta. Dia telah?menekuni?keyboard sejak di bangku SD dan mulai memainkan piano sejak SMA. Di kampus ISI selama empat tahun sejak 2007, ia banyak belajar membuat komposisi. Walaupun?memiliki?latar belakang musik akademik, dalam bermain dan berkarya, Gigih lebih suka mengandalkan emosi dan perasaan. Dalam pembuatan album "Nyala" pun ia malah menjauhi partitur dan buku not.https://www.youtube.com/watch?v=AP_IuS7q_94

Related Article