News

Museum Musik Indonesia Harus Dibuka di Jakarta!

Michelle Budiman / Thu, 24 October 2019

Lo pernah denger Museum Musik Indonesia nggak? Gedung ini merupakan tempat penyimpanan banyak sejarah musik Indonesia. Museum Musik Indonesia pertama kali dibangun pada tahun 2009 di Malang, dan hanya disitulah bangunan tersebut didirikan. Dari namanya aja udah keren banget, sayangnya hanya buka di Malang.

Sumber: Wikipedia

Awalnya, Museum Musik Indonesia dibangun dengan nama Galeri Malang Bernyanyi. Namun, nama itu udah ada yang punya. Eddy Herwani nama pemiliknya. Lalu pada tahun 2015, Eddy Herwani memberi hak cipta kepada Galeri Malang Bernyanyi dan mengizinkan mereka mengganti namanya menjadi Museum Musik Indonesia. Museumnya memiliki koleksi awal sebanyak 200 kaset dan piringan hitam.

dilansir dariĀ Blog.reservasi.com, Deputi Infrastruktur-nya Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Hari Sungkari berharap dengan adanya museum tersebut setiap generasi bisa memahami dan mengenang musik terdahulu. Museum ini ingin tetap teguh mengenang esensi musik-musik zaman jebot, yang generasi muda sekarang mungkin tidak mengetahui.

Musisi-musisi Tanah Air sedang suka-sukanya menggaung musik Indonesia yang kini menghadirkan banyak fans bahkan dari luar. Zaman sekarang, nggak banyak yang mendengarkan musik Indonesia, apalagi musik Indonesia zaman opungnya opung gue. Sangat kecil agregatnya. Jadi, akan sangat dihargai oleh opung-opung gue diluar sana kalau di Jakarta menghadirkan juga Museum Musik Indonesia. Supaya kita tahu juga, di zaman opung-opung kita tuh keren-keren loh musiknya! Di tahun 2019 ini, apalagi dengan beredarnya video clips yang oldies, pasti laku! Karena sudah mulai banyak orang yang mengerti seni dalam suatu hal bersejarah.

Menurut lo, ini dibutuhkan nggak sih? Oke, gue tahu lagi banyak banget chaos yang sedang beredar di berita. Belum lagi isu-isu seperti korupsi, perubahan iklim, polusi, dan kawan-kawannya. Namun, kalau kita memiliki kesempatan untuk membangun museum tersebut di Jakarta, lo setuju nggak? Menurut gue sih, kalau tetap mau sejarah musik Indonesia berdiri teguh, perlu ya, karena anak-anak zaman sekarang pada dengerinnya musik luar mulu. Sayang banget kalau mereka nggak dibuka matanya dengan musik Tanah Air sendiri.

Related Article