News

Pasangannya Selingkuh, Rapper Tiad Hilm Buat Lagu Fear / Loathing

Surya Yudhis / Wed, 15 May 2019

Tiad Hilm, seorang rapper, penyanyi, dan penulis lagu dari Indonesia, merilis sebuah single yang berjudul Fear / Loathing, pada 10 Mei 2019. Musik-musik dari Tiad Hilm dipengaruhi besar dari Kanye West, Nick Murphy / Chet Faker, Run The Jewels, Childish Gambino, Frank Ocean, dan Bon Iver.

Dari berbagai pengaruh musik yang selama ini diterima, Tiad Hilm berniat memberikan pendekatan pribadi melalui lirik, nada-nada kontemporer yang luas dengan mengambil produksi yang cukup eksperimental dalam membuat musik hip-hop sambil mempertahankan sensibilitas musik pop, dan detail-detail personal kepada para pendengarnya. Tiad Hilm juga merupakan co-founder HILLS., sebuah kolektif musik baru dari Indonesia, yang tahun lalu merilis single berjudul “SZN” dan dilanjut dengan rilisnya album/EP dari tiap-tiap roster-nya.

Fear / Loathing menceritakan tentang bagaimana seorang Tiad Hilm yang pertama kali mendengar kabar bahwa pasangannya telah selingkuh dengan sahabatnya sendiri. Perasaan sedih, kalut, dan gelisah bercampur aduk menjadi satu.

Satu hal yang ia lakukan hanyalah pasrah dan berharap masalah ini akan berlalu. Dibantu oleh Cosmicburp dan Moe Hummid di departemen vokal di bagian kedua dari lagu ini, Tiad Hilm mencoba menangkap dengan persis apa yang ia rasakan sekaligus mencoba reflektif dalam masalah ini dan mencoba untuk memposisikan dirinya sebagai sahabatnya dan juga pasangannya, meskipun masih ada sisa-sisa amarah yang ada di dalam dirinya.

Proses produksi Fear / Loathing dimulai dari minggu kedua Februari 2019, Tiad Hilm mengkonsepkan dan merekam lagu ini di LOFOS Studio di Semarang, Indonesia. Menghabiskan waktu kurang lebih satu minggu untuk menyelesaikan lagu ini. Single ini diproduseri oleh Cosmicburp. Mixing oleh Luthfi Adianto dari LOFOS
Studio, sedangkan mastering oleh Pitra Prabovo.

“Saat menulis lagu ini, saya sedang merasakan amarah yang memuncak dikarenakan saat itu saya diselingkuhi oleh pasangan saya. Walaupun terdengar klise, saya percaya bahwa menulis lagu mampu menyalurkan rasa marah yang sedang saya rasakan dengan baik, alih-alih menyalahgunakan sesuatu, seperti obat penenang atau melukai diri sendiri misalnya. Meskipun ada banyak cara, dan saya tidak mau membenarkan atau menyalahkan, tetapi menulis lagu adalah cara terbaik untuk saya sendiri ”

Cover art dikerjakan oleh Kukuh Mujiono sebagai ilustrator dan Tiad Hilm sebagai graphic designer.
Rencananya, Fear / Loathing ini akan menjadi single kedua menuju proyek kedua “Heartbreak Radio” yang sedang diselesaikan setelah sebelumnya pada September 2018, Tiad Hilm telah merilis album debutnya.

Dengarkan lagu Fear / Loathing dari Tiad Hilm di Platform digital streaming seperti iTunes, Deezer & Spotify

Related Article