News

Peringati Hari Perempuan Sedunia, Distorsi Akustik Persembahkan Video Klip

Surya Yudhis / Sun, 10 March 2019

Awal maret ini, bertepatan dengan hari perempuan sedunia yang jatuh pada setiap tanggal 8 maret, grup musik asal Semarang Distorsi Akustik resmi merilis video musik berjudul "Peringatkan Arina". Sebuah respon dari Distorsi Akustik untuk menolak segala bentuk kekerasan pada perempuan.

Proses penggarapan video musik ini memakan waktu selama 2 hari, pengerjaannya bertempat di Hutan Wisata Penggaron Ungaran dan TPS Jatibarang Semarang. Dikerjakan oleh videografer Fajar Kajabu, dari rumah produksi Nonadeca Film, berkolaborasi dengan Akhmad Ikhsan dari Sangaga Photografy. Tak ketinggalan, Elisa Mendusart seorang pengiat make up artis, grup musik pengusung post rock Semarang Lilin Semasa Hujan dan tim kreatif dari Semarang Look At Me ikut andil dalam proses produksi video musik ini.

"Banyak kasus tentang kekerasan pada perempuan entah itu fisik maupun verbal, saat mereka (distorsia kustik) merespon dengan karyanya, kami pun sepakat untuk bekerjasama, satu suara dalam menyebar gagasan dan karya" Alit Yuga Ferdian (Semarang Look At Me)

Tak ingin sendirian, untuk menyemarakkan lagunya Distorsi Akustik mengaet biduan asal Semarang Ressa Lawang Sewu, Ameilisa Sidca Devi seorang solois asal Pekalongan dan grup technoambient The Goblox dari Jakarta. Proses rekam instrumen dan vokal dikerjakan di Nada Studio, diramu oleh Bang Imz.

"Tindak kekerasan fisik maupun verbal yang menimpa perempuan, itu terjadi bukan karena cara berpakaian, usia, maupun kepercayaan yang di anut korban. Namun masih banyak masyarakat kita yang "Play Victim", menyalahkan korban. Ini terjadi karena degradasi moral dan nurani, tidak terpapar edukasi dan manusia yang tidak memanusiakan manusia, bagi kalian perempuan sama seperti saya, hanya ada satu kata. Lawan!" Ressa Lawang Sewu

Video musik ini telah dibuat 2 versi, dan dirilis dikanal Youtube milik Ressa Lawang Sewu dan Distorsi Akustik. Silahkan kunjungi dibawah ini.

Related Article