News

Selain Afgan, Ini Dia Musisi Indonesia Yang Sukses di Kancah Internasional!

Analuna manullang / Fri, 19 October 2018

Beberapa waktu lalu, penyanyi lagu ‘Jodoh Pasti Bertemu’, Afgan Syahreza, masuk nominasi dalam kategori ‘Best Southeast Asia Act’ di ajang pemberian penghargaan MTV Europe Music Awards (EMA) 2018, lho! Dilansir dari Antara News, Afgan bersaing sama penampil dari Asia Tenggara lainnya, seperti IV of Spades dari Filipina, Joe Flizzow dari Malaysia, Minh Hng dari Vietnam, Slot Machine dari Thailand, Sam Willows dari Singapura, dan Twopee Southside dari Thailand.

Voting untuk MTV Europe Music Awards (EMA) 2018 udah bisa di akses di website mtvema.com sampai 3 November 2018 nanti! Jadi jangan lupa vote mtvema.com untuk Afgan, yah!

Nah, kali ini MOUSAIK juga mau kasih tau beberapa musisi Indonesia yang ternyata juga berprestasi lewat performance dan lagu-lagu mereka di kancah internasional, nih! Siapa aja, ya? Ini dia orang-orangnya!

Anggun C Sasmi

Penyanyi wanita senior Indonesia ini udah nggak usah diragukan lagi deh prestasinya! Wanita yang lahir di Indonesia dan pindah ke Inggris di tahun 1994 ini udah banyak memproduksi karya-karya yang hebat, dari lagu yang berbahasa Indonesia, Inggris, sampai bahasa Perancis.

Salah satu juri Got Talent ini jadi musisi Indonesia yang mendapatkan penghargaan di kancah internasional juga, lho!

Satu dari banyak penghargaan internasional yang diraih Anggun adalah penghargaan ‘World’s Best Selling Indonesian Artist’ yang diberikan oleh World Music Awards di Monte Carlo, Monaco di tahun 2014.

Di tahun 2017 kemarin Anggun juga menerima penghargaan untuk dua kategori, yaitu Best International Asian Act dan Best Female Act oleh Daf BAMA Music Awards.

 

Agnez Mo/Agnes Monica

Dari lagu anak-anak ‘Si Meong’ sampai hasil kolaborasinya sama artis keren Amerika, Chris Brown, Agnez Mo jadi salah satu musisi Indonesia yang sukses di kancah internasional, nih!

Talentanya di dunia hiburan dari mulai nyanyi, nari, sampai akting jadi alasan Agnez Mo dianugrahi beberapa penghargaan berskala internasional, lho! Seperti dua penghargaan Best Asian Artist (Indonesia) dari Mnet Asian Music Awards di tahun 2012 yang diadakan di Hongkong dan di tahun 2017 yang diadakan di Vietnam.

Sama kayak Afgan, Agnez juga pernah masuk nominasi untuk dua kategori di MTV Europe Music Awards, yaitu kategori Best Asia and Pacific Act di tahun 2011 dan Best Southeast Asian Act di tahun 2014)

 

Sandhy Sandoro

Penyanyi Indonesia yang satu ini booming di Indonesia karena prestasinya jadi juara pertama di ajang nyanyi New Wave, kompetisi menyanyi pop anak muda, yang diadakan di Jurmala, Latvia di tahun 2009!

Dengan menyanyikan lagu ‘When a Man Loves a Woman’-nya Percy Sledge di hari pertama kompetisi, lagu ciptaannya yang sekarang jadi populer banget ‘Malam Biru’ di hari kedua, dan lagu ciptaannya lagi yang berjudul ‘End of the Rainbow’ di hari ketiga, Sandy memenangkan kompetisi New Wave di tahun 2009 itu!

 

Bernadeta Astari

Musisi yang satu ini punya latar belakang genre yang unik, yaitu musik klasik! Bernadeta adalah salah satu soprano Indonesia yang menetap di Belanda untuk kuliah di Universitas Utrecht jurusan vocal klasik, dilansir dari Tempo.

Bukan hanya belajar, perempuan yang akrab disapa Deta ini juga menyalurkan bakat bernyanyinya, sampai, dilansir kembali dari Tempo, Deta menyabet piala dalam konser Prinses Christina Concours di Den Haag.

Selain menyabet piala, Deta juga menang di kompetisi Dutch Classical Talent di tahun 2012! Sebuah pengalaman yang paling Deta kenang untuk memenangkan kompetisi itu, karena Deta juga jadi orang Indonesia pertama yang tampil di panggung Royal Concertgebouw, ‘Kuil Musik Klasik’-nya Belanda yang berdiri sejak tahun 1888.

 

Stars and Rabbit

Musisi duo dari Jogjakarta yang beranggotakan Elda Suryani dan Adi Widodo ini pasti udah nggak asing buat kita, penampilan mereka yang unik setiap kali manggung pastinya nggak pernah buat bosen, deh!

Duo yang terkenal dengan lagu ‘Man Upon The Hill’ ini ternyata selain keren di atas panggung, juga keren dalam memproduksi video musik, lho! Buktinya video musik untuk single pertama mereka, ‘The House’, memenangkan dua penghargaan, lho! Yaitu Best Underground Music Video di Toronto Arthouse Film Festival tahun 2016, dan Best Music Video Fall 2016 di Hongkong Arthouse Film Festival!

 

Bottle Smoker

Musisi elektronik Indonesia asal Bandung yang beranggotakan Anggung Suherman dan Ryan Adzani ini nggak usah diragukan lagi deh karya-karyanya!

Mulai dari album ‘Before Circus Over’ yang muncul di tahun 2006, sampai album ‘Parakosmos’ yang muncul tahun 2017 kemarin, nggak dipungkiri kalau hasil karya Bottle Smoker udah pernah mendapatkan penghargaan! Di AVIMA (Asia Voice of Independent Music Awards) tahun 2010, Bottle Smoker menerima penghargaan juara satu atau emas untuk kategori Best Electro/Dance Act, dan juara ketiga atau perunggu untuk kategori Best Electro/Dance Song.

 

White Shoes and The Couples Company

Lagu ‘Senandung Maaf’ boleh jadi salah satu lagu yang terkenal dari band asal Jakarta ini, tapi dibalik lagu itu, ada banyak karya-karya yang keren! Dikontrak sama label Aksara Records dari Indonesia dan label independen Minty Fresh dari Amerika, band yang genre musiknya campuran antara pop dan jazz ini juga menerima penghargaan berskala internasional lho!

Seperti masuk ke dalam listingan The 25 Best Band in MySpace di tahun 2007 oleh Rollingstone.com, dan mendapatkan penghargaan The Most Blogworthy Band on The Planet oleh Yahoo! Music di tahun 2007.

 

Chrisye

Selain Anggun, Chrisye juga jadi penyanyi senior Indonesia yang sudah mendapatkan penghargaan berskala Internasional lewat karyanya. Penyanyi lagu ‘Lilin Kecil’ ini ternyata pernah menerima penghargaan Video Music Award Southeast Asia untuk lagu ‘Kala Cinta Menggoda’ di MTV Asia International Viewer’s Choice Awards tahun 1998!

 

Burger Kill

Band Indonesia dengan genre Metal asal Bandung ini memulai waktu berkarya mereka dengan single berjudul ‘Revolt!’ di awal tahun 1997, sementara di bulan April tahun ini (2018) Burger Kill baru aja merilis album ke-lima mereka yang berjudul Adamantine.

Band Metal ini juga pernah meraih penghargaan skala internasional, lho! Seperti penghargaan untuk kategori ‘Metal as F*ck dalam ajang musisi metal tertinggi di dunia, Metal Hammer Golden Gods Awards di tahun 2013.

 

Joey Alexander

Lahir di tahun 2003, Joey Alexander atau Josiah Alexander Sila, Joey lahir di tengah-tengah keluarga yang suka sama musik Jazz, maka itu Joey jadi suka denger lagu Jazz dari kecil sampai akhirnya Joey belajar main piano sendiri sambil dengerin lagu-lagu Jazz yang diputar ayahnya.

Bukan hanya karena umurnya yang masih kecil, kehebatannya bermain piano adalah salah satu alasan kenapa banyak orang baik di Indonesia maupun dunia mengagumi karya-karya Joey.

Pianis muda yang kemarin ikut meramaikan pembukaan Asian Games 2018 ini juga pernah membanggakan Indonesia lewat penampilannya di Grammy dan prestasinya lewat karyanya yang masuk nominasi Jazz Instrumental Album lewat album ‘My Favorite Things’ di tahun 2016, dan dua nominasi untuk kategori Improvised Jazz Solo untuk lagu Countdown dan Giant Steps.

Wah! Ternyata udah ada banyak yah musisi Indonesia yang berprestasi di kancah internasional! Yuk dukung supaya Afgan jadi musisi Indonesia yang meraih penghargaan internasional selanjutnya, langsung aja vote di mtvema.com!

Related Article