News

Serial Game Of Thrones Jadi Inspirasi Single Pertamanya Band Karsha!

Surya Yudhis / Sun, 24 February 2019

Karsha, band bergenre Chamber Pop asal Yogyakarta, Indonesia. Pada awal tahun 2017 sang gitaris Yusdhy Prakoso adalah penggagas pertama dalam project ini, orang yang memulai api. Sebuah project yang berawal dari ketidaksengajaan lalu berproses secara geriliya.

Setelah 2 tahun bergeriliya, kini awal tahun 2019 mereka secara lugas menyebarkan aroma nya, Karsha merilis karya pertama mereka tepat pada bulan Februari. Single yang bertajuk “Shield” ini dirilis dalam format digital dan Official lyrics video yang dirilis melalui channel Karsha di platform Youtube.

Shield merupakan karya yang terpilih sebagai single sekaligus mewakili rilisan pertama mereka. Sasi Kirono, gitaris Tashoora adalah sosok yang mereka percayai untuk menjadi produser dalam project ini di Studio Satrio Piningit Record yang berlokasi di dusun Kledokan Selomartani Kalasan, Sleman, Yogyakarta.

Inspirasi Lagunya Dari Game Of Thrones?

via GIPHY

Lagu ini terinspirasi dari sebuah serial televisi Game Of Thrones, Pada serial tersebut ada kisah dimana The Childern of the forest adalah ras non-manusia yang misterius dan kabarnya adalah penduduk asli Westeros. Mereka sudah tinggal di Westeros ketika manusia pertama bermigrasi ke benua itu.

Di masa sekarang, kebanyakan orang percaya bahwa mereka hanyalah mitos dan tidak pernah ada sama sekali. Pada kenyataan nya, beberapa anak bertahan untuk sementara waktu, ketika satu kelompok anak-anak datang untuk melayani Three-Eyed Raven, dan kelompok ini terbunuh saat penyerangan di Gua burung gagak yang membuat anak anak tersebut punah.

Shield diciptakan oleh Yusdhy Prakoso serta dituangkannya lirik khas dari tulisan tangan Agustina Lestari, sang vokalis. Secara tidak langsung, Shield bercerita tentang betapa pentingnya menjaga alam sejak dini, tanpa harus menunggu alam yang menjadi rusak lalu memperbaikinya kembali.

Disiratkan melalui lirik seolah-olah mengajak pendengarnya untuk berfantasi dalam fiksi. Dengan hadirnya satu tokoh fiktif “Alessia” yang menjadi penggiring kisah dalam cerita. Alessia disini diwujudkan sebagai sosok alam yang mampu merasa. Mengutarakan perasaan gelisah yang berujung kekecewaan atas segala hal yang telah mengikis habis dirinya.

“Shield“ secara garis besar mengungkapkan kegelisahan serta kecemasan kita terhadap perilaku dan sikap manusia terhadap alam. Fenomena alam yang kadang menakutkan seakan mengingatkan manusia yang sering abai dan kurang bijaksana dalam mengekploitasi alam entitas di dalamnya.

Single ini disajikan bersama Artwork karya salah seorang illustrator muda untuk mengawal tema lagu di dalamnya, coretan tangan Widya Niastiaputri dirasa cocok untuk memvisualisasikan single ini dalam bentuk animasi cover. Sedangkan logo adalah hasil gagasan dari Isac Kumoro. Komposisi yang pas dengan lirik yang unik membuat lagu ini mendapatkan anthem saat dipentaskan Karsha.

Related Article